Toba, Bundarantimes.com— PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) bersama Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat upaya konservasi lingkungan di Kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, Sumatera Utara. Program ini menjadi bagian dari komitmen INALUM dalam menjaga keberlanjutan ekosistem air dan hutan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat. (15/1/2026).
Sepanjang 2025, berbagai kegiatan konservasi telah direalisasikan di tujuh kabupaten/kota, yakni Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Program tersebut meliputi pembangunan 10.000 lubang biopori, 500 sumur resapan, dan 15 sumur injeksi, penanaman 1.050 pohon, pembangunan kebun bibit, edukasi lingkungan di 15 sekolah, serta pembentukan 18 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan INALUM, Sunarno A. Rakino, menyampaikan bahwa pelestarian Danau Toba hanya dapat terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Danau Toba bukan hanya aset alam, tetapi sumber kehidupan dan warisan bagi generasi mendatang. Melalui aksi konservasi yang terukur dan berkelanjutan, kami berkomitmen menjaga keberlanjutan Danau Toba,” ujarnya.
Program konservasi ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat posisi Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Indonesia.
















