BATU BARA, Bundarantimes.com – Partai Gerindra Kabupaten Batu Bara memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan pemahaman kader terhadap isu hukum dan kebijakan nasional melalui kegiatan Rapat Konsolidasi Partai Gerindra Kabupaten Batu Bara yang dirangkai dengan sosialisasi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara tersebut dihadiri Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian S.H.,M.Si, Wakil Bupati Batu Bara sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Dr. Aripay Tambunan, serta jajaran pengurus dan kader Partai Gerindra.

Ketua DPC Partai Gerindra Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas seluruh kader dalam menjalankan agenda politik maupun sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, kader Gerindra harus memiliki satu arah perjuangan dan terus hadir sebagai bagian dari kekuatan yang mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Gerindra harus tetap solid, kompak dan satu barisan. Kita harus terus mengawal pemerintahan Bapak Prabowo Subianto agar program-program prioritas pemerintah dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Syafrizal.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Syafrizal, keberhasilan program pemerintah membutuhkan dukungan sekaligus pengawasan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Partai Gerindra.
“Program pemerintah harus kita kawal bersama. Kita ingin program seperti MBG benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., mengajak seluruh kader Gerindra untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.
Sugiat menekankan agar kader tidak mudah terpengaruh maupun ikut menyebarkan isu-isu miring yang diarahkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintahannya.
“Kader Gerindra harus mampu menepis isu-isu miring terhadap Pak Prabowo. Jangan sampai informasi yang tidak benar berkembang di tengah masyarakat tanpa ada penjelasan yang tepat,” kata Sugiat.
Ia juga mengingatkan kader agar tetap mengedepankan komunikasi yang santun, data yang benar, serta kerja nyata di tengah masyarakat.
“Jangan hanya bicara politik, tetapi tunjukkan kerja nyata. Hadir di tengah masyarakat, dengarkan aspirasinya dan ikut mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” tambahnya.
Konsolidasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat barisan Partai Gerindra di Kabupaten Batu Bara sekaligus menyatukan langkah dalam mengawal agenda pemerintahan.
Semangat tersebut diarahkan tidak hanya untuk menjaga soliditas partai, tetapi juga memperkuat keberpihakan terhadap masyarakat, khususnya petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM dan kelompok masyarakat lainnya.
Dengan konsolidasi yang semakin kuat, Gerindra Batu Bara diharapkan mampu terus menjadi bagian dari kekuatan politik yang hadir, bekerja dan mengawal kebijakan pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.















