Menu

Mode Gelap

Daerah · 8 Sep 2026 09:22 WIB

INALUM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, 60 Relawan MIND ID Diterjunkan


 INALUM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah, 60 Relawan MIND ID Diterjunkan Perbesar

MEMPAWAH, Bundarantimes.com – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, dengan mengerahkan 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat dari Grup MIND ID.

Pengerahan personel dilakukan sejak Jumat (4/9/2026) untuk membantu pengendalian dan pemadaman karhutla di sekitar wilayah operasional PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), anak usaha INALUM dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.

Puluhan personel tersebut merupakan tim gabungan dari INALUM, ANTAM, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia Tbk.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, Grup MIND ID hadir untuk memperkuat upaya pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat dalam mengendalikan titik api.

“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehadiran relawan Grup MIND ID menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api sekaligus membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Maroef saat meninjau daerah terdampak di Mempawah, Jumat (4/9/2026).

Selain mengerahkan personel, dukungan juga diberikan melalui berbagai perlengkapan pemadaman, peralatan keselamatan, serta dukungan medis bagi relawan dan masyarakat terdampak. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo turut menambahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk memperkuat penanganan di lapangan.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menegaskan keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Menurutnya, kehadiran tim di lapangan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mencegah api meluas dan meminimalkan dampak terhadap masyarakat.

“Bagi INALUM, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat di sekitarnya. Karena itu, ketika terdapat situasi darurat seperti karhutla, kami berupaya bergerak bersama seluruh pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan,” ujar Melati.

Sementara itu, Direktur Utama BAI, Darwin Saleh Siregar, menjelaskan penanganan karhutla di Mempawah menghadapi tantangan karena sebagian titik api berada di lahan gambut.

“Api pada lahan gambut dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah padam. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih panjang, ketersediaan sumber air yang memadai, serta penyisiran dan pendinginan berulang,” jelas Darwin.

INALUM bersama Grup MIND ID, pemerintah, aparat, dan masyarakat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam penanganan karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di masa mendatang.

Bagi Grup MIND ID, semangat kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui pencapaian dan pertumbuhan bersama, tetapi juga dengan hadir dan saling mendukung ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Iklan 2
Baca Lainnya

Austin Tumengkol Mantapkan Langkah, Bidik Kursi Ketua PWI Sumut 2026

8 September 2026 - 11:48 WIB

Bupati Batu Bara Perkuat Satu Data, Dorong Pembangunan Tepat Sasaran

4 September 2026 - 22:00 WIB

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, INALUM Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT

4 September 2026 - 21:54 WIB

Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria Sumatera Utara   

3 September 2026 - 12:28 WIB

Reses Tahap II 2026, DPRD Dapil I Batu Bara Serap Aspirasi Masyarakat untuk Diperjuangkan dalam Pembangunan

27 Agustus 2026 - 11:23 WIB

DPRD Batu Bara Bahas Penyampaian Nota KUA-PPAS R-APBD TA 2027

27 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Trending di Daerah
Iklan 1
Presiden RI 2024