Menu

Mode Gelap

EKBIS · 20 Feb 2026 19:17 WIB

Dari Lahan Tidur ke Lahan Subur, Lapas Labuhan Ruku Tanam 500 Bibit Pisang


 Dari Lahan Tidur ke Lahan Subur, Lapas Labuhan Ruku Tanam 500 Bibit Pisang Perbesar

Batubara, Bundarantimes.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program pemanfaatan lahan produktif di kawasan Air Joman, Jumat (20/2). Sebanyak 500 bibit pisang ditanam sebagai bagian dari pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi Budi Candra, serta Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Hamdi Hasibuan bersama jajaran pejabat struktural. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan sektor swasta tersebut menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam pengembangan program pembinaan berbasis agribisnis.

Program penanaman pisang ini merupakan kelanjutan dari optimalisasi lahan Air Joman yang sebelumnya telah berhasil ditanami jagung. Kini, komoditas pisang dipilih sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan hasil pertanian sekaligus meningkatkan nilai ekonomis lahan.

Secara simbolis, Kalapas Hamdi Hasibuan bersama Wakil Bupati Rianto dan Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi melakukan penanaman bibit perdana. Momen tersebut menjadi simbol kolaborasi antara Lapas, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus pembinaan WBP.

Hingga sore hari, total 500 bibit pisang ditanam dengan melibatkan WBP yang telah dibekali keterampilan di bidang pertanian. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian agar para warga binaan memiliki bekal kompetensi saat kembali ke tengah masyarakat.

Tak hanya itu, PT Hijau Surya Biotechi juga memberikan tambahan 100 bibit pisang Merah Barangan pada hari yang sama. Bahkan, dalam dua hari ke depan dijadwalkan penanaman massal sebanyak 1.000 bibit pisang Merah Barangan di area yang sama.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lapas Labuhan Ruku dalam mengelola lahan tidur menjadi sentra agribisnis produktif yang memberi nilai tambah, baik bagi institusi maupun bagi pembinaan warga binaan.

Sementara itu, Kalapas Hamdi Hasibuan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pertanian produktif.

“Program ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membina warga binaan agar memiliki kemampuan dan mental mandiri, sehingga setelah bebas nanti mereka siap kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat,” ujarnya.

Program ini diharapkan menjadikan lahan Air Joman sebagai sentra pertanian produktif berbasis pembinaan yang berkelanjutan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Iklan 2
Baca Lainnya

Komisi VI DPR RI Tinjau Proyek Hilirisasi Aluminium di Kalimantan Barat

18 Februari 2026 - 11:55 WIB

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

10 Februari 2026 - 15:26 WIB

Kunjungan Kapal Pesiar Internasional Jadi Angin Segar Pariwisata Batu Bara

25 Januari 2026 - 00:37 WIB

Kapolres Batu Bara Letakkan Batu Pertama Pembangunan MBG di Desa Lalang

15 Desember 2025 - 19:04 WIB

Lapas Labuhan Ruku Genjot Produksi Lemari, Bukti Pembinaan Berhasil dan Produktif

6 Desember 2025 - 18:36 WIB

Polsek Lima Puluh Patroli dan Monitor BBM di SPBU Simpang Gambus

3 Desember 2025 - 12:12 WIB

Trending di EKBIS
Presiden RI 2024