JAKARTA,Bundarantimes.com Kembali bergulirnya ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide ke pasar internasional menegaskan komitmen PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) dalam memperkuat ekosistem industri aluminium nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Pengiriman sekitar 40 kontainer produk olahan bauksit asal Kalimantan Barat dengan tujuan Jepang menjadi langkah nyata dalam mendorong hilirisasi mineral sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas Indonesia di pasar global.
Pelepasan ekspor komoditas Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide tersebut menjadi momentum penting atas kembali dilakukannya pengiriman produk olahan bauksit ke pasar internasional.
Pengiriman ini sekaligus menandai keberlanjutan pengembangan industri pengolahan mineral serta penguatan rantai pasok industri aluminium nasional.
Kegiatan ekspor tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hilirisasi bauksit di dalam negeri. Dengan demikian, komoditas mineral Indonesia tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi terlebih dahulu diolah menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing di pasar global.
Melalui langkah tersebut, INALUM terus mendorong terbentuknya ekosistem industri aluminium nasional yang semakin terintegrasi dan berdaya saing, sekaligus mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia.















