Pontianak, Bundarantimes.com 12 Februari 2026 — Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka mengawal agenda hilirisasi pertambangan nasional. Kunjungan ini difokuskan pada pembangunan Smelter Aluminium Mempawah serta Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2.
Dalam pertemuan tersebut, INALUM memaparkan progres groundbreaking pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah.
Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyampaikan optimismenya terhadap proyek strategis tersebut.
“Kami optimistis integrasi pasokan bauksit, pemurnian alumina, hingga pengolahan aluminium akan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh bagi masa depan industri aluminium nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo, menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal agenda hilirisasi mineral di Kalimantan Barat.
Ia menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi VI DPR RI untuk memastikan proyek hilirisasi bauksit melalui fasilitas pengolahan dan pemurnian di Mempawah berjalan sesuai target, tepat waktu, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.
Menurutnya, kunjungan tersebut juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala teknis, regulasi, serta tantangan global yang memengaruhi proyek hilirisasi aluminium. Dialog konstruktif yang dilakukan diharapkan dapat melahirkan langkah-langkah taktis guna memperkuat daya saing industri nasional. (Red)
















