BATU BARA, Bundarantimes.com – Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku resmi menggelar Pembukaan Kajian Intensif Ramadhan 1447 H sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan warga binaan selama bulan suci Ramadhan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusias, dihadiri pejabat struktural, staf, serta warga binaan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu warga binaan, menambah kekhusyukan sekaligus menjadi pengingat pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan penuh berkah ini.
Dalam sambutannya, Hamdi Hasibuan menegaskan bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan berperan besar dalam membentuk karakter dan memperbaiki pola pikir warga binaan.
“Melalui Kajian Ramadhan ini, kami berharap Warga Binaan dapat memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai positif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh warga binaan memanfaatkan waktu selama menjalani masa pidana untuk memperdalam ilmu agama, agar menjadi pegangan hidup setelah bebas dan mampu menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Abu Azzam, yang merupakan warga binaan hasil pembinaan keagamaan di lapas tersebut. Ceramah ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan yang konsisten mampu menghadirkan perubahan positif dan harapan baru bagi warga binaan. (Red)
















