Menu

Mode Gelap
Rakercab Repdem 5 Kabupaten Tegaskan Hattrick 2024 Bane Goes To School, Bane Raja Manalu Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Bane Raja Manalu Kabulkan Kekayaan Intelektual Pelaku UMKM di Batu Bara, 7 Sertifikat Merek Diberikan Laksanakan Perintah Kapolri, 7 Tersangka Perjudian Ditangkap Polres Batu Bara BNNK Batu Bara Gelar Workshop P4GN Bersama Pemerintah dan Lapas 

Editoria · 5 Jun 2022 23:52 WIB ·

Bukan Pungli, Ternyata Ini Aturan Wisata Mangrove Park diatas Jam 6 Sore 


 Wisata Batu Bara Manggrove Park Perbesar

Wisata Batu Bara Manggrove Park

BATU-BARA, Bundarantimes.com – Masyarakat Batu Bara banyak salah presepsi mengenai wisata mangrove park, di pantai Sejarah, Kecamatan Datuk Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara. Pasalnya, Ada isu yang beredar bahwa maraknya pungutan liar (Pungli) di wisata tersebut.

Hal itu dibantah oleh salah satu pengelolah wisata mangrove Park, atau juga dikenal dengan penggiat mangrove, adalah Azizi Kail. Ia mengatakan, bahwa Jika ada pungutan diluar sepengetahuan kami, segera laporkan ke pihak nya, bila perlu viral kan.

“Jika masih ada, jangan takut untuk melapor ke kami,”Jelasnya.

Azizi menambahkan, diatas jam 6 sore, katakanlah jam malam, tidak ada lagi pungutan parkir oleh pengelola Mangrove Park. Namun perlu diketahui, dikarenakan ada juga pengunjung yang datang dimalam hari, Pemuda setempat juga berinisiatif untuk memberikan pengamanan terhadap kendaraan.

” Maka wajar bila ada pemuda setempat meminta untuk biaya keamanan, dan itu sudah saya konfirmasi,”katanya.

Disisi lain, Pengunjung yang tak mau disebutkan namanya (RB) berharap, apabila jam 6 sudah tidak ada lagi pelayanan oleh pengelola wisata, ada baiknya akses juga ditutup.

Jembatan Batu Bara Manggrove Park, salah satu icon wisata yang viral di Batu Bara.

“Hal ini berguna untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, sehingga apabila memang masih dibuka, pengelola juga harus standby untuk bertanggungjawab apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,”Pungkasnya.

Untuk diketahui, biaya masuk ke wisata mangrove Park.Pertama masuk, pengunjung dikenakan karcis Rp.5000/orang, kedua, masuk ke jembatan Mangrove, dikenakan Rp.5000/orang, ketiga, biaya toilet Rp.2000/orang, keempat, biaya naik flying fox Rp.5000/orang, kelima, biaya naik rumah pohon Rp.5000/orang, keenam, biaya titip helm Rp.5000/helm, dan terakhir biaya keamanan parkir kendaraan sebesar Rp.5000/kendaraan, (apa bila pengunjung berada hingga di atas jam 6 sore).

“Rincian biaya tersebut adalah bagian dari strategi bisnis, karena tidak mungkin semua pengunjung bisa kita tampung untuk merasakan semua wahana di sini. Semua wahana disini memiliki kapasitas, dengan cara pembayaran seperti itu kita dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan,” tutupnya.

 

(***) 

Iklan 1
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gawat! Tuduh Tetangga Pakai Pesugihan, Oknum NW PNS Guru SDN Air Batu Resmi di Laporkan

10 June 2022 - 10:33 WIB

Trending di Daerah