Labuhan Ruku, Bundarantimes.com– Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait adanya kendaraan yang masuk ke dalam lapas pada dini hari serta membawa seorang perempuan adalah tidak benar. Pihak lapas memastikan kabar tersebut merupakan informasi yang tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, menjelaskan bahwa sistem pengawasan di lingkungan lapas diterapkan secara ketat dan berlapis. Setiap kendaraan maupun pengunjung yang datang wajib melalui prosedur pemeriksaan yang menyeluruh oleh petugas.
“Setiap aktivitas yang keluar dan masuk lingkungan lapas berada dalam pengawasan petugas. Pemeriksaan dilakukan mulai dari identitas, kendaraan, hingga barang bawaan. Kami tegaskan bahwa tidak ada kendaraan yang masuk ke lapas pada dini hari, sebagaimana isu yang beredar,” ujarnya.
Terkait beredarnya video maupun foto di media sosial, pihak lapas menilai sebagian konten tersebut tidak berasal dari dokumentasi resmi di dalam lapas. Gambar fasilitas yang beredar diduga diperoleh dari sumber terbuka di internet dan bukan dari rekaman langsung di lingkungan lapas.
Selain itu, pihak lapas juga menilai informasi yang diunggah oleh akun media sosial Mata Dewa Sumut tidak disertai data yang akurat maupun proses verifikasi yang jelas.
Kalapas mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang digital.
“Keamanan dan ketertiban di dalam lapas selalu menjadi prioritas kami. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu,” tuturnya.
Pihak Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas pengawasan serta tidak menutup kemungkinan mengambil langkah tegas terhadap penyebaran informasi yang tidak benar dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan lembaga pemasyarakatan. (Red)
















