Menu ✖

Mode Gelap

Budaya · 13 Okt 2026 23:12 WIB

Mereka yang Membuka Jalan: Mengukir Sejarah Kebangkitan Melayu Melalui Batu Bara Bertanjak


 Mereka yang Membuka Jalan: Mengukir Sejarah Kebangkitan Melayu Melalui Batu Bara Bertanjak Perbesar

BATU BARA, Bundarantimes.com – Perjalanan Batu Bara Bertanjak bukan sekedar cerita tentang sebuah perhelatan budaya tahunan, melainkan kisah panjang tentang kecintaan, ketekunan, dan perjuangan dalam menjaga marwah adat Melayu. Berawal dari langkah sederhana delapan orang penggagas, gerakan ini terus tumbuh hingga memasuki Jilid VII pada 2026, membawa semangat pelestarian budaya Melayu Kabupaten Batu Bara ke panggung yang lebih luas.

Salah seorang penggagas Batu Bara Bertanjak, Muhammad Rozi, mengenang bahwa perjalanan tersebut berawal dari semangat deklarasi Hari Tanjak Sedunia pada 16 September 2019. Gagasan itu kemudian berkembang pada 2019 hingga melahirkan inisiatif untuk menghadirkan gerakan bertanjak di Kabupaten Batu Bara.

Pada 2020, Batu Bara Bertanjak Jilid I mulai dilaksanakan dengan delapan orang penggagas, yakni Haris Candra, Muhammad Rozi, Roslan Absam, Nurdin, Hanafi Zen, Habibi, Jefrizal, dan Rudi.

Namun, langkah awal itu tidak serta-merta mendapat sambutan. Rozi mengenang, pelaksanaan perdana bahkan belum dihadiri peserta. Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak memadamkan semangat para penggagas untuk memperkenalkan dan melestarikan adat serta budaya Melayu.

“Pada pelaksanaan pertama tahun 2020, kegiatan ini bahkan belum dihadiri peserta. Namun, kami memiliki keyakinan bahwa adat dan budaya Melayu harus tetap diperkenalkan dan dilestarikan. Kami percaya, sekecil apa pun langkah yang dimulai dengan niat baik, insyaallah akan membawa manfaat apabila terus diperjuangkan,” ungkap Rozi.

Perjuangan itu perlahan membuahkan hasil. Pada 2021, Batu Bara Bertanjak Jilid II yang diselenggarakan di Istana Niat Lima Laras mulai mendapat sambutan masyarakat dengan kehadiran sekitar 50 peserta.

Memasuki 2022, gerakan ini semakin diperkuat melalui pembentukan komunitas dan perencanaan kegiatan yang lebih terarah.

Inisiatif pembentukan Majelis Belia Melayu Batu Bara juga menjadi bagian dari upaya membuka ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga warisan leluhur.

Perkembangan semakin nyata pada 2023, Batu Bara Bertanjak Jilid IV menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih beragam, termasuk seminar Jejak Tanjak melalui kolaborasi dengan lembaga dan tokoh-tokoh Melayu. Antusiasme masyarakat pun meningkat, dengan jumlah kehadiran yang dilaporkan mencapai sekitar 1.000 orang.

Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan tanpa dinamika. Pada 2024, perbedaan pandangan mengenai lokasi kegiatan menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi. Namun, melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi dengan organisasi Melayu, Batu Bara Bertanjak Jilid V tetap terlaksana di Istana Niat Lima Laras dan Lapangan Kuala Tanjung, kawasan Inalum.

Pada 2025, Batu Bara Bertanjak Jilid VI kembali menunjukkan perkembangan dengan kehadiran peserta dan pengunjung yang dilaporkan mencapai lebih dari 1.000 orang. Berbagai perlombaan dan kegiatan kebudayaan turut memperkaya perhelatan tersebut.

Hingga 2026, Batu Bara Bertanjak memasuki Jilid VII dengan capaian yang membanggakan. Upaya pengembangan kegiatan hingga masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara menjadi langkah penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Melayu Batu Bara kepada masyarakat yang lebih luas.

Bagi Rozi, perjalanan dari Jilid I hingga Jilid VII mengajarkan arti kesabaran, kebersamaan, dan konsistensi. Ia menyadari bahwa menjaga kebudayaan bukanlah tanggung jawab segelintir orang, melainkan amanah bersama yang membutuhkan dukungan masyarakat, tokoh adat, generasi muda, organisasi Melayu, dan pemerintah.

“Perjalanan ini mengajarkan kami bahwa membesarkan sebuah gerakan budaya tidak dapat dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Diperlukan kebersamaan dan dukungan semua pihak agar adat serta budaya Melayu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Iklan 2
Baca Lainnya

Menjunjung Marwah, Merawat Warisan: Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid 7 Menggema

11 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Bupati Batu Bara Hadiri Semarak Hari Jadi ke-59 Desa Simpang Dolok

2 September 2026 - 14:08 WIB

Sambut Hari Jadi Desa Simpang Dolok, Wabup Syafrizal Hadiri Kenduri Kampung

28 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Polres Batu Bara Gelar Maulid Nabi 1448 H, Santuni Anak Yatim dan Santri

27 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Perlombaan Tradisional di INALUM Penuh Keceriaan

19 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Forkopimda Batu Bara Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pejuang

17 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Trending di Budaya
Iklan 1
Presiden RI 2024