Menu

Mode Gelap
Rakercab Repdem 5 Kabupaten Tegaskan Hattrick 2024 Bane Goes To School, Bane Raja Manalu Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Bane Raja Manalu Kabulkan Kekayaan Intelektual Pelaku UMKM di Batu Bara, 7 Sertifikat Merek Diberikan Laksanakan Perintah Kapolri, 7 Tersangka Perjudian Ditangkap Polres Batu Bara BNNK Batu Bara Gelar Workshop P4GN Bersama Pemerintah dan Lapas 

News · 8 Sep 2022 21:55 WIB ·

Pelaku UMKM di Karo Antusias Perkenalkan Produknya Kepada Bane Raja Manalu


 Pelaku UMKM di Karo Antusias Perkenalkan Produknya Kepada Bane Raja Manalu Perbesar

KARO, Bundarantimes.com – Pelaku UMKM di Kabupaten Karo antusias memperkenalkan produknya kepada Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu. Hal itu terjadi saat sosialisasi Kekayaan Intelektual yang dilaksanakan di Grand Orri Hotel Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Kamis (8/9/2022).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Karo, Cory Sriwati Sebayang, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sumut, Alex Cosmas Pinem, Kepala Rutan Kabanjahe, Sangapta Surbakti dan dihadiri seratusan pelaku UMKM seKabupaten Karo.

Bupati Karo, Cory Sriwati Sebayang, mengapresiasi Direktorat Kekayaan Intelektual Kemenkumham melalui Staf Khusus, Bane Raja Manalu, yang memberikan perhatian kepada pelaku UMKM di Kabupaten Karo. Dia berharap dukungan tersebut membuat para pelaku UMKM di Kabupaten Karo semakin lebih baik dan berkembang.

“Kita sangat mendukung para pelaku UMKM. Dalam urusan administrasi dan dukungan lainnya kita tidak pernah persulit,” ujarnya.

Bane Raja Manalu mengatakan, salah satu program utama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham adalah Persetujuan Otomatis Pendaftaran Hak Cipta (POP HC). Sosialisasi akan pentingnya Kekayaan Intelektual juga dilakukan di banyak daerah di Indonesia.

Lebih jauh diungkapkan, bahwa ekspresi budaya tidak sebatas pada sebuah pagelaran, tapi di dalamnya ada potensi ekonomi dan perlu dilindungi. Bahkan ketika ada pegelaran, kata Bane, ada performa yang ditampilkan, itu juga bisa menjadi bagian yang dicatatkan sebagai Kekayaan Intelektual, yang jika dimanfaatkan oleh pihak tertentu, maka penciptanya akan mendapatkan bagian.

Lebih lanjut, alumni Universitas Indonesia ini mengatakan, semua pelaku UMKM sudah harus mengetahui betapa pentingnya merek. Merek yang akan merepresentasikan nilai sebuah produk sehingga perlu didaftarkan untuk menambah nilai suatu produk dan meningkatkan potensi ekonominya.

“Bagaimana usaha yang kita punya, yang kita rintis akan menjadi usaha yang besar. Bukan seperti usaha yang sejak dirintis kecil, sampai bertahun-tahun tetap kecil. Tidak ada peningkatan. Harus berproses menjadi usaha yang besar. Maka itu sejak awal kita harus ada perlindungan merek. Apapun usahanya, harus bermimpi menjadi usaha besar. Merek juga bisa diwariskan kepada anak cucu,” ujar pendiri Yayasan Bane Bergerak (BAGAK).

Sesi foto bersama (foto: Dok)

Untuk mencapai usaha menjadi besar harus ada nilai yang ditanamkan dan kualitas yang terjaga dalam sebuah produk. Buat pembeda dan nilai lebih yang membuat orang ingin membeli produk tersebut.

“Harus ada strategi yang membuat produk kita punya nilai. Menjadi merdeka secara keuangan adalah dengan berusaha. UMKM salah satunya yang bisa membuat orang keluar dari kesusahan secara keuangan,” ungkap Bane yang juga menjabat sebagai Komisaris Waskita Realty.

Bane juga menyampaikan bahwa sertifikat kekayaan intelektual dapat dijaminkan di bank sebagai fidusia untuk dimanfaatkan sebagai tambahan modal usaha. Manfaat lainnya dari UMKM berbadan hukum adalah memiliki akses memperoleh pinjaman modal usaha dari perbankan, dapat menjadi penerima bantuan pemerintah (permodalan, pembinaan, maupun akses pasar), sehingga lebih terbuka peluang bagi UMKM untuk mengekspor barang produksinya ke mancanegara.

Adapun Kabupaten Karo memiliki potensi besar dari hasil pertanian. Sumatra Utara mampu memproduksi 10 ton buah vanili setiap bulan, dan 25 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Karo. Harga jual vanili karo Rp300 ribu per kg, bisa lebih mahal tergantung kualitas.

Selain itu, Kabupaten Karo mempunyai banyak potensi ekonomi. Berbagai produk dihasilkan. Diantaranya, babi panggang karo, pagit-pagit, arsik nurung mas, tasak telu, cimpa unung-unung, wortel, kol, dan kentang.

Iklan 1
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perseteruan TNI dan Efendi, EKS Ketua HMI Sumut Minta Presiden Jokowi Copot KSAD

15 September 2022 - 11:36 WIB

KORPUS API Sumut Mendesak Kapoldasu Berantas Judi Togel Di Belawan, Diduga Milik Oknum Ini

22 August 2022 - 23:55 WIB

Lapas Labuhan Ruku Serahkan Remisi Umum Di Hari Kemerdekaan, 1.210 Disetujui, 21 Orang Bebas

17 August 2022 - 19:29 WIB

Sebanyak 1.179 Narapidana Lapas Labuhan Ruku Peroleh Remisi di HUT RI Ke 77 Tahun

17 August 2022 - 07:12 WIB

Kapolda Sumut Acak-acak Sarang Judi, Tokoh Sumut : Masyarakat Harus Dukung Penuh

9 August 2022 - 13:34 WIB

Dituduh Pungli Sama Pendemo, Kanit Markas Polairud  Bantah : Mana Buktinya

9 August 2022 - 13:17 WIB

Trending di News