Menu

Mode Gelap
Rakercab Repdem 5 Kabupaten Tegaskan Hattrick 2024 Bane Goes To School, Bane Raja Manalu Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Bane Raja Manalu Kabulkan Kekayaan Intelektual Pelaku UMKM di Batu Bara, 7 Sertifikat Merek Diberikan Laksanakan Perintah Kapolri, 7 Tersangka Perjudian Ditangkap Polres Batu Bara BNNK Batu Bara Gelar Workshop P4GN Bersama Pemerintah dan Lapas 

News · 28 Jul 2022 23:58 WIB ·

Dari Pelosok Desa Hingga Jadi Stafsus, Perjalanan Karir Bane Raja Manalu Jadi Motivasi


 Sesi foto bersama Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu, dengan SMK Swasta Teladan Pematang Siantar, SMK Swasta GKPS Pematang Siantar dan SMP Surya Pematang Siantar Perbesar

Sesi foto bersama Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu, dengan SMK Swasta Teladan Pematang Siantar, SMK Swasta GKPS Pematang Siantar dan SMP Surya Pematang Siantar

SIANTAR, Bundarantimes.com – Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu kembali membagikan langsung beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada pelajar di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (28/7/2022). Kali ini pembagian beasiswa yang merupakan program Presiden RI, Joko Widodo dilaksanakan di SMK Swasta Teladan Pematang Siantar sebanyak 66 siswa, SMK Swasta GKPS Pematang Siantar sebanyak 80 siswa dan SMP Surya Pematang Siantar sebanyak 18 siswa.

Kepala SMK Teladan Pematang Siantar, Sudarlian, mengucapkan terima kasih dan syukur atas perhatian Bane Raja Manalu. Kita bangga ada anak dari desa Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun yang sukses dan punya karir yang luar biasa. Kemudian, punya perhatian sangat luar biasa kepada dunia pendidikan, perhatian kepada warga yang ekonomi lemah dan selalu memberikan motivasi kepada generasi bangsa.

“Kita harus syukuri. Bane bukan walikota, bukan bupati, bukan DPR, tapi Bane sudah pikirkan tentang kelanjutan anak bangsa. Bukan tentang besar kecilnya, tapi sudah bisa berikan perhatian. Kita harus banggakan Bane. Anak desa. Lahir dan besar di Desa. Sangat luar biasa karir dan perjuangan Bane,” ungkapnya.

“Harapan kami bisa memberikan motivasi kepada anak-anak SMK Teladan bahwa anak desa berhasil. Untuk anak-anak kami jangan lihat Bane yang sekarang, tapi lihatlah bagaimana perjuangannya dulu. Mau berhasil itu, susahnya harus dari sekarang. Tidak ada keberhasilan itu instans,” sambungnya.

Bane Raja Manalu, mengatakan salah satu jalan keluar dari kemiskinan harapannya adalah pendidikan. Pendidikan itu penting. Keluar dari garis kemiskinan cara paling efektif adalah pendidikan. Meski tak selalu urusan sekolah.

Berpendidikan dan bersekolah adalah dua hal yang berbeda. Banyak orang yang berpendidikan, tapi mulutnya tidak berpendidikan. Yang keluar banyak caci maki, tapi banyak orang tidak bersekolah formal, tapi tutur katanya sopan dan santun, tapi bisa sukses dalam kehidupan.

“Kita harus menjadi orang bersyukur dengan apa yang kita punya. Karena masih banyak lagi orang yang lebih susah dari kita. Selalu akan ada jalan keluar bagi orang yang mau konsisten dan berjuang. Ada orang yang tidak tahan menderita sebentar. Tapi, tahan menderita selamanya,” ujar alumni Universitas Indonesia ini.

Lanjut alumni SMP Pembangunan Tiga Dolok ini, kita harus berpikir bagaimana caranya menjadi roda penggerak di keluarga. Berangkat dari kesusahan harus mampu dan berani meraih mimpi.

“Berangkat dari kesusahan, saya harus belajar menempuh pendidikan. Dengan keterbatasan tapi berani meraih mimpi. Dari rasa syukur itu saya berbagi. Maka dari itu 10 persen dari hasil penjualan warung banteng yang saya miliki dialokasikan untuk beasiswa pendidikan,” terangnya.

Penyerahan beasiswa terhadap salah satu perwakilan siswa/i di Pematang Siantar

Semua punya masa depan. Asal konsisten dan punya daya juang. Kemampuan akademik bukan satu satunya, dan banyak orang yang mampu secara akademik tidak sukses dalam hidup. Karena terlebih dulu angkuh. Dalam dunia nyata, cerdas akademik tidak nomor satu, paling utama adalah cerdas secara pertemanan.

“Harus menjadi orang yang dapat dipercaya dan berintegritas. Sukses bukan karena orang lain, tapi karena diri sendiri Sukses itu bukan karena pemberian, tapi karena upaya. Sukses itu terjadi karena konsistensi. Tidak ada yang tiba tiba sukses. Jangan hanya mimpi saja, tapi tidak kerja,” pungkasnya. (rel)

Iklan 1
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perseteruan TNI dan Efendi, EKS Ketua HMI Sumut Minta Presiden Jokowi Copot KSAD

15 September 2022 - 11:36 WIB

Pelaku UMKM di Karo Antusias Perkenalkan Produknya Kepada Bane Raja Manalu

8 September 2022 - 21:55 WIB

KORPUS API Sumut Mendesak Kapoldasu Berantas Judi Togel Di Belawan, Diduga Milik Oknum Ini

22 August 2022 - 23:55 WIB

Lapas Labuhan Ruku Serahkan Remisi Umum Di Hari Kemerdekaan, 1.210 Disetujui, 21 Orang Bebas

17 August 2022 - 19:29 WIB

Sebanyak 1.179 Narapidana Lapas Labuhan Ruku Peroleh Remisi di HUT RI Ke 77 Tahun

17 August 2022 - 07:12 WIB

Kapolda Sumut Acak-acak Sarang Judi, Tokoh Sumut : Masyarakat Harus Dukung Penuh

9 August 2022 - 13:34 WIB

Trending di News