Batubara, Bundarantimes.com — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Labuhan Ruku menyambut aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan wartawan Kabupaten Batu Bara dengan pendekatan humanis dan dialog terbuka, Senin (11/5). Kegiatan yang berlangsung di depan Lapas Labuhan Ruku tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.
Sekitar 30 wartawan Kabupaten Batu Bara tiba di lokasi pada pukul 10.00 WIB untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta tuntutan terkait informasi dan pemberitaan yang berkembang mengenai situasi di lingkungan pemasyarakatan. Kehadiran para awak media disambut secara terbuka oleh jajaran petugas Lapas Labuhan Ruku.
Dalam aksi tersebut, para wartawan secara bergantian menyampaikan aspirasi, kritik, maupun pertanyaan kepada pihak Lapas hingga pukul 10.30 WIB. Penyampaian pendapat berlangsung tertib dengan tetap menjaga situasi aman dan kondusif di sekitar lokasi kegiatan.
Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Batu Bara, Polsek Talawi, unsur TNI, serta petugas Lapas Labuhan Ruku guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kalapas Labuhan Ruku kemudian hadir langsung menemui para wartawan. Dengan pendekatan komunikatif dan humanis, Kalapas mendengarkan seluruh aspirasi yang disampaikan serta memberikan penjelasan terhadap berbagai tuntutan yang diajukan.
Suasana dialog berlangsung terbuka dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menegaskan bahwa pihaknya menghormati kebebasan pers dan terbuka terhadap berbagai masukan yang membangun demi meningkatkan pelayanan serta transparansi informasi publik di lingkungan pemasyarakatan.
Selama kurang lebih 30 menit, Kalapas dan wartawan Kabupaten Batu Bara melaksanakan sesi tanya jawab secara langsung. Berbagai isu terkait kondisi di Lapas Labuhan Ruku dibahas secara terbuka guna menghindari kesalahpahaman maupun informasi yang tidak akurat di tengah masyarakat.
Kalapas juga menyampaikan bahwa sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan insan pers sangat penting dalam memberikan edukasi dan informasi yang benar kepada masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik akan menciptakan suasana kondusif sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.














