Menu

Mode Gelap

Opini · 11 Mei 2024 22:50 WIB

Kebijakan Pertahanan Indonesia: Antara Kepentingan Nasional dan Tantangan Global


 Kebijakan Pertahanan Indonesia: Antara Kepentingan Nasional dan Tantangan Global Perbesar

OPINI, Bundarantimes.com – Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki kebijakan pertahanan yang sangat vital dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitas di wilayahnya. Dengan kompleksitas geografis dan demografisnya, Indonesia dihadapkan pada tantangan unik yang mempengaruhi formulasi dan implementasi kebijakan pertahanannya. Dalam tulisan ini, Saya akan mengeksplorasi kebijakan pertahanan Indonesia, serta bagaimana negara ini menghadapi tantangan global dalam menjaga kepentingan nasionalnya.

Kompleksitas Kebijakan Pertahanan Indonesia:

Kebijakan pertahanan Indonesia didasarkan pada dua prinsip utama: menjaga kedaulatan nasional dan mewujudkan stabilitas regional. Dalam konteks ini, Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ancaman konvensional seperti konflik teritorial, hingga ancaman non-konvensional seperti terorisme, perdagangan ilegal, dan masalah lingkungan.

Faktor-faktor Penentu Kebijakan Pertahanan:

1. Kepentingan Nasional: Kepentingan nasional Indonesia mencakup perlindungan terhadap wilayah dan sumber daya alamnya, menjaga integritas teritorial, serta memastikan stabilitas politik dan ekonomi di dalam negeri.

2. Tantangan Global: Tantangan global seperti persaingan kekuatan besar, perubahan iklim, perdagangan ilegal, dan terorisme juga mempengaruhi kebijakan pertahanan Indonesia. Negara ini harus mampu beradaptasi dengan dinamika global dan menyesuaikan strateginya agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan ini.

Strategi Pertahanan Indonesia:

1. Modernisasi Militer: Indonesia terus melakukan modernisasi militer untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya, termasuk pengadaan peralatan militer canggih dan peningkatan kapasitas personel.

2. Kerjasama Regional: Indonesia aktif dalam kerjasama pertahanan regional, seperti ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) dan ASEAN Regional Forum (ARF), untuk membangun kepercayaan dan kerjasama dalam penanggulangan ancaman bersama.

3. Pemberantasan Terorisme: Indonesia menghadapi ancaman terorisme yang kompleks, dan telah meningkatkan kerjasama dengan negara-negara lain dalam bidang intelijen, penegakan hukum, dan pencegahan radikalisasi untuk mengatasi masalah ini.

Tantangan dan Tantangan Mendatang:

Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan dalam mengimplementasikan kebijakan pertahannya. Beberapa di antaranya meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya infrastruktur, korupsi, dan perubahan iklim yang dapat mempengaruhi keamanan nasional. Selain itu, adanya dinamika geopolitik global yang berubah-ubah juga menjadi tantangan bagi Indonesia dalam menjaga stabilitas regional.

Kesimpulan:

Kebijakan pertahanan Indonesia harus mampu menjawab tantangan kompleks yang dihadapi negara ini, sambil tetap memprioritaskan kepentingan nasional dan stabilitas regional. Dengan strategi yang tepat dan kerjasama yang erat dengan negara-negara lain, Indonesia dapat mengatasi tantangan global dan memastikan keamanan dan kedamaian di wilayahnya.  Penulis Ridho Almsyah

 

Artikel ini telah dibaca 107 kali

Iklan 2
Baca Lainnya

Pemilihan Umum Sebagai Kemerdekaan Yang Hakiki

4 Desember 2023 - 13:16 WIB

Kasus Gibran Dan Nasehat Untuk Pendukung Jokowi

28 Oktober 2023 - 13:51 WIB

Komorbid Demokrasi Melalui Agenda Oligariki dan Politik Dinasti

19 Oktober 2023 - 19:11 WIB

Gibran Wapres dan Skenario Legacy Jokowi

14 Oktober 2023 - 10:15 WIB

78 Tahun Indonesia Merdeka Rakyat Tak Mampu Semangkin Melaju

17 Agustus 2023 - 11:47 WIB

Peserta Advance Training Badko HMI Sumut Lakukan Penelitian di Kampung Matfa Kecamatan Sei Lepan Labupaten Langkat

8 Agustus 2023 - 17:46 WIB

Trending di Opini