Menu

Mode Gelap
Rakercab Repdem 5 Kabupaten Tegaskan Hattrick 2024 Bane Goes To School, Bane Raja Manalu Motivasi Pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Bane Raja Manalu Kabulkan Kekayaan Intelektual Pelaku UMKM di Batu Bara, 7 Sertifikat Merek Diberikan Laksanakan Perintah Kapolri, 7 Tersangka Perjudian Ditangkap Polres Batu Bara BNNK Batu Bara Gelar Workshop P4GN Bersama Pemerintah dan Lapas 

Opinia · 27 Jul 2022 16:00 WIB ·

Wawasan Internasional ‘Penghujung Masa Negara Agraris’


 Wawasan Internasional ‘Penghujung Masa Negara Agraris’ Perbesar

SUMUT, Bundarantimes.com – Kekaisaran Ustmani adalah negara terkuat didunia pada masa itu 1453-1700, dengan ditandai majunya perekonomian dibidang pertanian atau agrarian, dan ekspresi akhir dari semangat konservatif yang melambangkan kehidupan masyarakat pramodern.

Namun semua negara Agrarian pada akhirnya akan kehabisan sumber daya intrinsik mereka yang terbatas yang menghambat laju inovasi dari pada negara tersebut.

Pada point ini hanya masyarakat terindindustrialisasi yang dapat melakukan inovasi tanpa batas untuk kemajuan negaranya, akan tetapi pendidikan pramodern tidak mampu mendorong dari pada orisinalitas karena mereka tidak memiliki sumber daya untuk mengimplementasikan ide-ide baru.

Rasa prustasi masyarakat pun muncul dan memicu gejolak sosial. Tapi Dalam masyarakat konservatif suatu negara stabilitas dan ketertiban jauh lebih penting dibandingkan kebebasan berfikir.

Pada saat itu, dalam kekaisaran tradisional tujuan mereka adalah untuk memajaki rakyatnya bukan untuk kesejahteraan rakyatnya. Sebuah risalah Ustmani mengungkapkan dengan ringkas ketergantungan negara agrarian pada kekaisaran terorganisir :

” Dunia lebih dari segalanya sebuah taman bermain-main yang disekelilingnya ada negara; negara adalah pemerintahan yang kepalanya adalah pangeran; pangeran adalah gembala yang dibantu oleh tentara; tentara adalah pengawal yang dipertahankan dengan uang; dan uang adalah sumber daya yang tak tergantikan yang disediakan oleh rakyat. ”

Akan tetapi, sekarang sudah berabad-abad tahun orang eropa membangun ekonomi perdagangan yang melahirkan banyak negara berbeda. Dunia modern sering disebut baru pada 1492.

Pada kenyataannya eropa perlu sekita 400 tahun lagi untuk membangun negara modern. Ekonomi tidak akan lagi didasarkan pada kesuksesan hasil pertanian, tidak akan campur tangan lebih jauh tentang kehidupan rakyatnya dan memisahkan agama dari politik.

Salah seorang anak emas raja dari Granada spanyol Cristopher Colombus melakukan perjalanan rute perdagangan ke Hindia justru menemukan Negara Amerika.

Inilah penanda awal kehidupan baru modernitas barat dan penghujung masa negara agraris.

 

 

 

Penulis : Beliyansah HMI Cabang Lubuklinggau Badko Sumbagsel

Iklan 1
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dukung Bupati Zahir Membangun Kantor Bupati Batu Bara, Ridwan : Lanjutkan! 

27 June 2022 - 15:06 WIB

BNNK Batu Bara Gelar Workshop P4GN Bersama Pemerintah dan Lapas 

22 June 2022 - 10:33 WIB

PT Taspen Medan Gelar Rekonsiliasi, Pemkab Batubara Raih Penghargaan Peringkat 1 Kualitas Data ASN

14 June 2022 - 11:49 WIB

Lelaki Paruh Baya Terseret Arus Sungai Singgabus Saat Hendak Mencari Nafkah

5 June 2022 - 23:34 WIB

Pocong Muncul Siang Bolong, Pengunjung Mall Irian Kisaran Terkejut

5 June 2022 - 14:41 WIB

Pelatihan UP2K PKK, Ny. Maya Zahir Mendukung Penuh Pelaku UMKM Batu Bara

4 June 2022 - 21:15 WIB

Trending di Opinia